IWAS Bisa Tetap Survive Di Masa Pandemi Dengan Memanfaatkan Dunia Digital
Assalamualaikum wr.wb
Pernahkah kamu mendengar kalimat
"Habis Gelap Terbitlah Terang" ? Ya benar sekali ini adalah sebuah judul buku dari R.A Kartini.Dimana beliau adalah sosok pemberani yang memperjuangkan emansipasi wanita.Disini kita hanya harus terus berusaha untuk meneruskan perjuangan beliau.
Dan di zaman sekarang yang serba digital.Kita begitu leluasa untuk banyak mengeksplor diri kita.Tidak ada batasan untuk laki-laki dan perempuan,sekarang kita setara.Terasa sekali perjuangan R.A Kartini bagiku.Sebagai wanita sekarang aku bebas untuk berkreasi dan mengeluarkan semua kemampuan yang aku punya.Lebih tepat nya menjadi wanita mandiri.Dan saat ini aku tergabung dalam suatu komunitas besar yaitu Mombassador SGM Eksplor dimana disini aku ditempa berbagai macam ilmu pengetahuan.
Ada satu hal yang menarik bagi aku disini,yaitu adanya suatu program sosial oleh PT.Sarihusada Generasi Mahardika yang bertujuan untuk membentuk kebiasaan mengkonsumsi makanan dan minuman yang sehat dan bernutrisi pada anak-anak usia sekolah dasar.
Iwas ini ternyata sudah lama loh program nya.Sejak tahun 2011 dan sampai sudah menyasar ke 446 sekolah dengan total sebanyak 350 Iwas yang tergabung dari Ambon,Bandung,Bogor,dan Yogyakarta.Tujuan nya pun sangat jelas dan bagus sekali yaitu untuk membangun kesadaran orang tua akan penting nya hidup sehat.Dan tujuan yang paling aku apresiasi adalah meningkatkan rasa bangga wirausaha perempuan dengan mengelola kantin di dalam sekolah.Luar biasa ya kartini masa kini ini sangat mampu berkembang dengan seiring zaman.
Tapi sangat disayangkan sekali ya karena sekarang Indonesia bahkan disetiap negara sedang mengalami pandemi Covid-19.Jadi untuk keamanan kesehatan,anak-anak belajar dirumah.Tak terasa sudah 6 bulan lamanya anak-anak diliburkan dan otomatis kantin sekolahpun tutup.Pastinya banyak iwas yang terdampak,penjualan sepi pendapatan pun menurun.
Ini adalah salah satu Iwas yang terdampak pandemi karena kantin sekolah libur.Beliau adalah Ibu Neni-WAS dari Bandung.Beliau menjual cemilan sehat untuk anak-anak sekolah dasar
Sungguh aku sangat prihatin akan kondisi yang para Ibu WAS ini.Sebetul nya ada jalan lain untuk para Ibu WAS ini mereka harus belajar berjualan online,kita bisa gunakan media sosial yang sangat merakyat seperti facebook disini nanti kita akan menemukan paltform Marketplace
Kenapa harus marketplace?karena menurutku marketplace ini sebagian tidak memungut biaya di platform mereka dan ini bisa menghemat biaya,marketplace ini juga banyak digunakan oleh pemula dan tentunya yang menjadi daya tarik pembeli adalah selalu ada banyak promo disini.Semoga kedepan nya para iwas ini bisa lebih maju dan berkembang.
Tapi para Iwas ini tidak luput juga dari perhatian Danone SN Indonesia dimasa pandemi ini Danone SN Indonesia siap membantu para iwas untuk tetap bisa survive.Demi kelangsungan kesejahteraan iwas Danone SN memeberikan pelatihan wirausaha kepada Ibu Kantin Sekolah Generasi Maju melalui program Women Will yaitu sebuah inisiatif Grow With Google yang berfokus pada program digital untuk pemberdayaan ekonomi wanita diseluruh dunia sehingga mereka dapat berkembang dan berhasil.
Selain diskusi dan pelatihan selama pandemi Danone SN Indonesia telah mendistribusikan dukungan senilai lebih dari 1 Milyar Rupiah kepada kepada 234 perempuan penggiat kantin sekolah di Ambon,Bandung,Bogor dan Yogyakarta yang mengalami penyusutan pendapatan karena efek pandemi.Upaya ini dilakukan agar ibu pengelola kantin sehat mampu terus menghadirkan pangan sehat untuk pelanggan,maupun memenuhi nutrisi keluarga dan anak-anak dirumah.
Inilah beberapa iwas yang telah terbantu oleh Danone SN
Ibu Rosina Lerebulan - WAS Ambon
senang sekali melihat para ibu hebat ini bisa terbantu.Beliau semua adalah kartini Indonesia saat ini mampu dan tetap semangat untuk memenuhi nutrisi anak indonesia agar menjadi anak Generasi Maju
Nah untuk informasi lebih banyak mengenai IWAS dan kegiatan PT.Sarihusada Generasi Mahardika bisa anda dapatkan informasinya di website Sari Husada
Sekian informasi dari aku terima kasih semoga bermanfaat untuk kita semua ya sampai jumpa kembali di artikel selanjutnya.
Kreatif sekali
BalasHapusTerima kasih banyak bunda 🙏😍
HapusSaya baru mengetahui perihal IWAS ini. Ternyata sudah lama ya berjalan. Syukur alhamdulillah. Membaca artikel diatas saya turut prihatin mengenai imbas pandemi yang dirasakan oleh para IWAS. Barangkali produk mereka bisa dipasarkan lewat layanan grabfood atau gofood, supaya lebih mudah dijangkau dan luas pasarnya.
BalasHapusTerima kasih bunda sudah membaca artikel saya.Dan ide dari bunda bisa menjadi sebuah referensi dan masukan yang sangat berarti bagi usaha para IWAS
Hapuswah keren deh...sepertinya enak
BalasHapusEnak bun karena yang buat ahlinya 😂
HapusSemoga para IWAS ini bisa bangkit dan maju kembali ya
BalasHapusAmin allahuma amin makasih banyak bunda 🙏🥰
HapusDan semoga pandemi ini juga cepat berakhir ya amin
Semoga produk IWAS segera ada di gofood atau grabfood supaya lebih mudah untuk yang mau order
BalasHapusTerima kasih masukan nya bunda 🙏🥰
HapusKeren sekali y bunda IWAS ini.
BalasHapusSemoga pandemi ini segera berlalu . Aamiin
Amin allahuma amin terima kasih support untuk iwas nya ya bun 🙏🥰
HapusSuamiku pun terkena dampaknya juga bun. Tapi harus tetep smangat. Smga semua segera membaik ya
BalasHapusAmin allahuma amin
Hapus